Refleksi Isra Mi’raj di SMKN Tambakboyo: Ingatkan Kewajiban Salat Lima Waktu

Ratusan siswa SMK Negeri Tambakboyo mulai dari kelas X, XI, dan XII beserta Guru dan Tenaga Pendidikan memenuhi halaman sekolah pada Kamis (15/1). Bukan tanpa alasan, mereka berkumpul untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Agenda tahunan ini ditekankan sebagai sarana edukasi spiritual, khususnya dalam memantapkan kualitas ibadah salat di lingkungan sekolah yang akan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMKN Tambakboyo, Agus Siswanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peringatan ini merupakan titik balik bagi seluruh warga sekolah untuk melakukan refleksi diri. “Kami ingin peringatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk menjadi pribadi yang lebih baik, terutama dalam hal keimanan dan ketakwaan,” ujarnya. Acara yang dihadiri Kiai Jalal sebagai pembicara juga menceritakan tentang perjalanan awal diperintahkan kewajiban salat. “

Setelah isra mikroj ada kewajiban baru yaitu sholat. Kewajiban yang langsung diperintah Allah secara langsung.” Jelasnya. Kemudian beliau juga memberikan pesan agar dalam suasana dan situasi apapun utuk tidak meninggalkan salat. “Repoto koyo opo, kondisi kejiwaan enak atau nggak, sumpek atau bunga tak jaluk ojo tinggalno sholat.” Tegasnya dalam bahasa jawa yang menekankan sesibuk apapun, dalam kondisi sehat maupun tidak, susah maupun senang jangan tinggalkan solat.

Suasana religius makin kental dengan penampilan grup hadrah dari peserta didik SMKN Tambakboyo. Peringatan Isra’ mi’raj ini semoga senantiasa menambah iman dan taqwa kita serta menambah kekhusuaan kita dalam melaksanakan ibadah salat. (Red)

Lihat Lainnya