Semangat Anoman Obong: Menghidupkan Epik Ramayana Lewat Seni Tari

Suara gamelan berpadu dengan lincahnya gerakan kera putih menjadi pusat perhatian dalam gelaran seni budaya dalam pekan kewirausahaan SMKN Tambakboyo. Murid kelas X TITL berhasil mempersembahkan pertunjukan menawan melalui Tari Anoman Obong, sebuah tari kreasi yang mengakar pada wiracarita Ramayana, kembali membuktikan daya tariknya sebagai salah satu pertunjukan yang paling dinanti oleh masyarakat.

Tarian ini bukan sekadar gerak ritmis, melainkan sebuah narasi visual tentang keberanian. Mengambil fragmen penting dari kisah Ramayana, Tari Anoman Obong menggambarkan aksi heroik Anoman, skera putih utusan Prabu Rama. Setelah upayanya menjemput Dewi Shinta terhambat oleh kekuatan Rahwana, Anoman justru menggunakan api yang sedianya untuk membakarnya sebagai senjata untuk membumihanguskan Kerajaan Alengka.

Meskipun berangkat dari pakem pewayangan Jawa yang klasik, Tari Anoman Obong dikategorikan sebagai tari kreasi. Hal ini memungkinkan para koreografer untuk mengeksplorasi gerakan yang lebih ekspresif, energik, dan teatrikal tanpa meninggalkan esensi tradisionalnya.

Karakteristik utama dari tarian ini berupa Gerakan Akrobatik yang meniru kelincahan kera yang dipadukan dengan teknik tari Jawa yang gagah. Penggunaan properti atau tata cahaya yang menggambarkan suasana “Alengka Kobong” (Alengka Terbakar) dan diiringi aransemen gamelan yang bertempo cepat (sregalan) untuk membangun suasana ketegangan. Pertunjukan yang dikemas dengan sederhana dan apik membuktikan bahwa SMKN Tambakboyo mampu menjaga tradisi di Era Modern dan menunjukkan pewayangan tetap relevan bagi generasi muda jika dikemas dengan kreativitas yang dinamis. (R)

Lihat Lainnya