
Tambakboyo – Perkembangan teknologi digital mendorong dunia pendidikan untuk terus berinovasi. Menjawab tantangan tersebut, SMK Negeri Tambakboyo menggelar workshop bertema “Merancang Media Pembelajaran dengan Memanfaatkan AI dan Simulasi Media Pembelajaran Interaktif” pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Workshop menghadirkan narasumber Nur Aini Aisyiah, S.Kom., M.Pd., guru dari SMK Negeri 2 Tuban, yang memiliki pengalaman dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu guru menyusun perangkat ajar, membuat bahan presentasi yang menarik, merancang asesmen, hingga menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis simulasi.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mengikuti sesi praktik secara langsung. Guru diajak mencoba berbagai platform AI dan aplikasi simulasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing. Suasana workshop berlangsung dinamis karena peserta aktif berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, para guru memperoleh wawasan baru bahwa AI bukan sekadar alat untuk mempercepat pekerjaan, tetapi juga menjadi mitra dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Pemanfaatan teknologi yang tepat diharapkan mampu meningkatkan kreativitas guru sekaligus mendorong peserta didik menjadi lebih aktif, kritis, dan mandiri selama mengikuti pembelajaran.
Workshop ini merupakan bagian dari komitmen SMK Negeri Tambakboyo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja. Dengan meningkatnya kompetensi guru dalam memanfaatkan AI dan media simulasi interaktif, sekolah optimistis proses pembelajaran akan semakin efektif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Ke depan, hasil workshop ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di setiap ruang kelas sehingga mampu menciptakan budaya belajar yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik sebagai generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

