Sebelum murid kelas XII terjun ke Dunia Industri, SMKN Tambakboyo mengadakan pembekalan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang berlangsung mulai 22 hingga 31 Juli 2025, program ini tidak hanya menyasar murid, tetapi juga melibatkan pembimbing PKL dan orang tua. “Pembekalan ini kami berikan pada murid, guru pembimbing, dan orang tua. Ketiganya harus bersinergi agar PKL berjalan sukses,” ujar Ketua Pokja PKL SMKN Tambakboyo, Mu’aeni, S.Pd., Gr.
Tiga jurus Ampuh Pembekalan tersebut terbagi menjadi 3 gelombang yakni 22 Juli, sekolah memberikan pembekalan khusus bagi para pembimbing PKL. Tujuannya adalah menyamakan visi dan strategi pendampingan siswa di lapangan, memastikan mereka dapat memberikan bimbingan yang optimal , memantau kedisiplinan dan keaktifan murid selama di PKL.

Selanjutnya, pada 29 Juli, giliran orang tua murid yang mendapat pembekalan. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendukung anak selama PKL, termasuk cara memotivasi dan mengatasi tantangan yang mungkin timbul. Selain itu, dalam pembekalan bersama orangtua turut hadir Alumni SMKN Tambakboyo Yovi Setiawan, Manager PT. Tasha Indonesia yang berbagi pengalaman jenjang karirnya, memberikan tambahan motivasi tentang pentingnya kegiatan PKL dan dukungan orang tua selama PKL.
“Di dunia kerja anak bapak ibu harus memahami budaya kerja mulai saling menghargai dan dapat menjalin komunikasi dengan baik. Semoga setelah PKL putra putri bapak ibu bisa langsung direkrut kerja. ” Tutupnya sebelum memberikan sesi tanya jawab dengan orang tua.
Puncak kegiatan adalah pembekalan untuk setiap konsentrasi keahlian yang dilaksanakan secara bergiliran. Siswa dibekali dengan keterampilan teknis, dan etika kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Saya berharap dengan persiapan yang matang ini, setiap siswa dapat memanfaatkan pengalaman PKL secara maksimal, terjalin silaturrahim baik dengan industri sehingga bermanfaat untuk murid setelah lulus.” tambahnya.
Kepala SMKN Tambakboyo dalam sambutannya menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja bagi murid serta pera penting pembimbing dan orangtua dalam mensukseskan pelaksanaan PKL.
“Kegiatan PKL bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban sebagai peserta didik, tetapi merupakan tempat untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di sekolah tetapi juga langsung belajar di dunia usaha dan industri, maka dari itu kalian harus menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, dan dapat menyesuaikan diri dengan baik,” jelas Agus Siswanto S.PD., M.Pd, kepala SMKN Tambakboyo, Selasa (22/7/2025).
Semoga PKL ini menjadi pengalaman kerja nyata bagi murid, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan industri serta dapat mengembangkan etos kerja yang tinggi, serta kemandirian untuk siap terjun ke dunia kerja pasca-lulus. (Red)

